Aceh
Berduka Kembali
Pada hari Senin
tepatnya tanggal 02 Juli 2013 di kawasan Desa Blang Mancom, Kecamatan Ketol,
Aceh Tengah, Provinsi Aceh terjadi gempa lagi dengan kekuatan 6,2 SR akibat pergeseran
sesar Sumatra di utara. Dan terjadi gempa susulan pada malam rabu dengan
keadaan hujan dan mati lampu.
Tipologi sesar
Sumatra adalah daerah patahan atau hancuran sehingga mudah menyerap air. Pada
akhirnya, keindahan alam dan suburnya tanah menjadi pesona orang berduyun-duyun
menghuni daerah tersebut.
Surono
mengungkapkan sesar Sumatra adalah sesuatu yang tidak bisa direkayasa. Manusia
tidak bisa memaksa sesar tersebut berhenti bergerak. Manusia dan lingkunganlah
yang harus menyesuaikan. "Bukan tidak boleh ditinggali, lha subur dan
indah," ungkapnya. Yang harus dilakukan adalah memberikan penjelasan
secara jujur kepada masyarakat. Warga yang tinggal di zona nyaman akan terusik
jika diganggu.
"Dijelaskan
saja kemarin terjadi gempa, sekarang terjadi gempa, besok bisa terjadi entah kapan,"
tutur Surono.
Korban gempa di
Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah dari Senin hingga Kamis mencapai 30
orang, seperti dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Sebanyak 12 orang masih dinyatakan hilang
dan 275 orang terluka akibat gempa.
Korban luka ringan
dirawat di Puskesmas dan rawat jalan sedangkan korban dengan cedera serius
dirujuk ke RS Banda Aceh.
Sekitar pukul
13.00 Wib diterbangkan 4 anak-anak ke RS Banda Aceh dari Bener Meriah untuk
memperoleh perawatan yang lebih baik.
Sumber : Dian
Sista Ade Prahesti dan Fitriyani

Tidak ada komentar:
Posting Komentar