welcome


web widgets

Kamis, 05 September 2013

Kemuhammadiyah dan ortom-ortomnya



SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA MUHAMMADIYAH
M

uhammadiyah didirikan di Kampung Kauman Yogyakarta, pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 H/18 Nopember 1912 oleh seorang yang bernama Muhammad Darwis, kemudian dikenal dengan KHAhmad Dahlan .
Nama organisasi ini diambil dari nama Nabi Muhammad SAW. sehingga Muhammadiyah juga dapat dikenal sebagai orang-orang yang menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW.
Tujuan utama Muhammadiyah adalah mengembalikan seluruh penyimpangan yang terjadi dalam proses dakwah. Penyimpangan ini sering menyebabkan ajaran Islam bercampur-baur dengan kebiasaan di daerah tertentu dengan alasan adaptasi.
Gerakan Muhammadiyah berciri semangat membangun tata sosial dan pendidikan masyarakat yang lebih maju dan terdidik (ini dibuktikan dengan jumlah lembaga pendidikan yang dimiliki Muhammadiyah yang berjumlah ribuan). Menampilkan ajaran Islam bukan sekadar agama yang bersifat pribadi dan statis, tetapi dinamis dan berkedudukan sebagai sistem kehidupan manusia dalam segala aspeknya. Akan tetapi, ia juga menampilkan kecenderungan untuk melakukan perbuatan yang ekstrem.
Dalam pembentukannya, Muhammadiyah banyak merefleksikan kepada perintah-perintah Al Quran, diantaranya surat Ali Imran ayat 104 yang berbunyi: Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.
FAKTOR-FAKTOR BERDIRINYA MUHAMMADIYAH
1.           Faktor Internal

·         Rusak dan hinanya umat islam dalam bidang sosial, baik dalam bidang politik, ekonomi, kebudayaan serta keagamaannya.
·         Tidak tegak nya hidup dan kehidupan agama islam dalam diri orang dan masyarakat.
·         Tidak bersihnya islam akibat bercampurnya dengan berbagai macam faham sehingga timbulnya bid ah, syirik.
·         Kurang adanya persaudaraan dan persatuan umat islam dalam membela kepentingan islam.
·         Belum selesai dan sempurnya perjuangan para wali dalam pengembangan agama islam di indonesia.

2.         Faktor External

·         Adanya pengaruh gerakan reformasi dan purifikasi yang di pelopori oleh Jamaluddin Al Afghani Muhammad Abduh, serta Muh. Abd. Wahab.
·         Kegiatan-kegiatan kristening politik, yaitu usaha-usaha misi dan zending yang bermaksud mengkristenkan umat islam Indonesia.
·         Adanya penjajahan kolonialis, yang membelenggu umat Islam Indonesia dan penestrasi kebudayaan barat, sehingga menimbulkan sikap acuh tak acuh bahkan mencemohkan Islam dari kalangan pelajar Indonesia,dan akibat-akiabat negatif lainnya.
·          
VISI MISI MUHAMMADIYAH
1.    Visi
Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan watak tajdid yang dimilikinya senantiasa istiqomah dan aktif dalam melaksanakan dakwah Islam amar ma’ruf nahi munkar di semua bidang dalam upaya mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil’alamin menuju terciptanya/terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
2.     Misi
Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, dakwah amar ma’ruf nahi munkar memiliki misi :
1.      Menegakkan keyakinan tauhid yang murni sesuai dengan ajaran Allah SWT yang dibawa oleh para Rasul sejak Nabi Adam as. hingga Nabi Muhammad saw.
2.       Memahami agama dengan menggunakan akal fikiran sesuai dengan jiwa ajaran Islam untuk menjawab dan menyelesaikan persoalan-persoalan kehidupan.
3.      Menyebar luaskan ajaran Islam yang bersumber pada Al-Qur’an sebagai kitab Allah terakhir dan Sunnah Rasul untuk pedoman hidup umat manusia.
4.      Mewujudkan amalan-amalan Islam dalam kehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat.
ORTOM-ORTOM MUHAMMADIYAH
1)      AISYIYAH
Berdiri      : 7 Rajab 1335 H / 22 April 1917
Tujuan      : Meggerakkan kaum wanita islam dan memberikan mereka lapangan beramal seluas luasnya. Dengan demikian akan terwujudnya masyarakan utama yang diridhoi Allah SWT
2)      PEMUDA MUHAMMADIYAH
Berdiri : 26 Dzulhijjah 1350 H / 2 Mei 1932 M
Tujuan :Menghimpun,membina,dan mengerakan potensi pemuda islam demi terwujudnya kader persyarikatan,kader umat dan kader bangsa dalam rangka mencapai tujuan muhammadiyah
3)      NASYIATUL AISYIYAH
Berdiri : 28 Dzulhijah 1349 H / 16 Mei 1931
Tujuan : Terbentuknya pribadi islam yang berguna bagi agama  , bangsa dan negara serta menjadi pelopor ,pelangsung dan penyempurna gerakan Muhammadiyah
4)      Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)
Berdiri : 5 Syafar 1381 / 8 Juli 1961
Tujuan : Terbentuknya remaja muslim yang berakhlak mulia dan berilmu dalam rangka menegekkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran islam sehingga terwujud masyarakat islam yang beriman dan bertaqwa sesuai dengan Al-Qur’an dan Al-Hadist
5)      Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)
Berdiri : 19 syawal 1384 H / 14 Maret 1984
Tujuan : Membentuk akademisi islamdalam melaksanakan tujuan Muhammadiyah
6)      TAPAK SUCI
Berdiri : 10 Rabiulawal 1383 / 31 Juli 1963
Tujuan : Untuk mendididk dan membina ketangkasan dn ketrampilan seni bela diriyang sesuai dan tidak menyimpang dengan ajaran islam
7)      Hizbul Wathan (HW)
Berdiri :1336 H / 1918 M
Tujuan : Menyiapkan dan membina anak , remaja dan pemuda menjadi manumur uslim yang sebenar – benarnya dan siap menjadi kader persyarikatan umat dan bangsa


Sumber : Ummul Farikhakh dan Anita Amalia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar