1. Penyebab yang pertama adalah tidak bertakwa dan tidak memiliki rasa takut terhadap Allah swt.
Jika Anda tidak bertakwa dan tidak merasa takut kepada-Nya, maka tidak akan pernah ada kebaikan dan keberkahan dalam kehidupan Anda. Dan, Anda juga tidak akan pernah menjadi seorang mukmin sejati. Hal ini berlandaskan firman-Nya di dalam surat Al-Anfaal : 2-4.
Takwa adalah landasan utama untuk mendatangkan keberkahan dan mendapatkan kebaikan di dunia dan di akhirat, sebagaimana yang difirmankan Allah di dalam surat Al-A’raaf : 96 yang artinya “Jika sekiranya penduduk negri-negri beriman dan bertakwa, pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya “.
2. Tidak menyebut Basmalah dan tidak menyebutkan nama Allah ketika hendak memulai pekerjaan, serta tidak beribadah kepada Allah
Semua pekerjaan yang tidak dimulai dengan ucapan bismillah, tidak akan mendapatkan kebaikan dan keberkahan dan setan akan ikut campur dalam ekerjaan Anda itu, begitu pula semua pekerjaan yang menjadikan manusia lupa untuk menyembah Allah swt.
Rasullah saw bersabda, “ Siapa yang ingin agar setan tidak ikut serta dalam makanannya, dalam perkataannya dan dalam tidurnya, hendaklah dia ucapkan salam ketika hendak memasuki rumahnya dan menyebutkan nama Allah ketika hendak makan.” (HR Thabrani dari salman al-farisi) dan sebagaimana yang difirmankan oleh Allah ta’ala, “Apa yang disisi Allah adalah lebih baik daripada permainan dan perniagaan dan Allah sebaik-baik pemberi rezeki.” (Qs. Al-Jumu’ah)
3. Memakan Harta yang Haram
Orang islam diperintahkan oleh Allah untuk mencari rezeki yang halal, apapun jenis pekerjaan yang dia lakukan, tanpa mesti merasa malu atau terhina. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasullah s.a.w “ Mencari rezeki yang halal merupakan kewajiban setelah kewajiban islam yang kelima.” (HR Thabrani dan Baihaqi)
4. Tidak berbakti kepada kedua orang tua
Allah s.w.t telah menjadikan perbuatan durhaka dan tidak berbakti kepada kedua orang tua sebagai salah satu dosa yang paling besar. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah saw., “ Maukah kalian aku beri tahhukan tentang tiga dosa yang paling besar?” Para sahabat menjawab, “Mau, wahai Rasuullah.” Maka beliau berkata, “ Yaitu, menyekutukan Allah swt dan berbuat durhaka kepada kedua orang tua,” Ketika mengatakan hal itu beliau dalam kondisi terbaring, maka beliau segera duduk dan meneruskan kata-katanya, “ Dan jangan sampai kalian melakukan kesaksian palsu, “ dan perkataannya ini diulang beberapa kali.” (HR Bukhari dan Muslim)
5. Memutuskan hubungan dengan para kerabat dan sanak saudara
Allah tidak akan memberkahi harta Anda, rumah Anda, umur Anda atau anak Anda selama Anda tidak menyambung tali silaturahmi dengan keluarga atau para kerabat Anda. Karena perbuatan memutuskan hubungan silaturahmi membuat Anda termasuk golongan orang yang membuat kerusakan di bumi.
Sebagaimana yang difirmankan oleh Allah ta’ala, “ Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan. Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.” ( QS Muhammad : 22-23)
6. Kikir dan tidak mau menginfakkan hartanya
Allah tidak akan memberkahi harta yang selalu disimpan oleh pemiliknya dan tidak mau diinfakkan kepada orang yang wajib dia berikan nafkah.
Orang yang kikir jauh dari allah,jauh dari manusia,jauh dari surga dan dekat dengan neraka.Nabi saw bersabda,”orang yang pemurah dekat dengan allah swt,dekat dengan surga,dekat dengan manusia dan jauh dari api neraka.”
7. Tidak merasa rela dan puas dengan apa yang telah diberikan oleh allah kepadamu
Allah ta’ala berfirman dalam hadist Qudsi “Wahai hambaku,aku ciptakan kamu untuk menyembah-ku maka jangan kamu main-main .aku bagi-bagikan rezeki kepadamu,maka jangan kamu bersusah payah untuk mendapatkanya.
Jangan merasa sedih jika kamu hanya dapat sedikit dan jangan bergembira jika kamu dapat banyak .jika kamu merasa rela dengan apa yang telah aku berikan kepadamu ,maka kamu akan tenang badan dan akalmu,dan dalam pandangan-ku kamu adalah orang yang terpuji.jika kamu tidak merasa rela dengan apa yang telah diberikan kepadamu,maka kamu akan membuat lelah badan dan akalmu dan dalam pandangan-ku kamu adalah orangyang tercela.demi kemuliaan dan kekuasaan-ku,aku akan jadikan dirimu sngat mencintai dunia,sehingga kamu akan terus berlari mengejarnya,bagaikan larinya binatang buas dipadang yang gersang.dan kamu akan mendapatkan kekayaan dunia sekedar apa yang telah aku tentukan untukmu”.
TITI SUERNA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar